Harga Maicih Naik, Reseller Berteriak, Pembeli Galau

Kenaikan Harga Maicih

Kenaikan Harga Maicih

Setelah beberapa pekan sejak kenaikan harga maicih ditetapkan oleh pusat, banyak sekali reseller yang mengalami kesulitan dalam menjual produk ini, terlebih pasar/ para pembeli sudah mengetahui harga dari keripik maicih, dengan banderol dan harga umum di kota  masing-masing, mereka menjadi lebih sensitif akan kenaikan harga.

Kenaikan harga ini ternyata tidak hanya berdampak kepada minat konsumen yang menurun, tetapi kendala ongkos kirim yang ikut meroket juga menambah jeritan teman-teman reseller menjadi lebih kencang dan aktif, banyak pengaduan dan permintaan agar harga maicih kembali di normalkan, supaya tidak terlalu berat mereka dalam menjual produk ini.

Tetapi hal itu nampaknya tidak membuat pihak maicih (management) bergeming, beberapa strategi pasar juga sedang di kembangkan oleh mereka, mulai dari merambah pasar asean dan internasional dalam waktu dekat ini akan segera di release, teman-teman yang berlokasi di luar negara kesatuan republik indonesia akan bisa menikmati renyahnya keripik maicih, tidak hanya mendengar dan membaca berita saja, sebentar lagi maicih akan hadir di Belanda, Malaysia, Singapore, Bruney Darussalam, Australia dan banyak lagi negara-negara maju lain yang akan di sentuh oleh si emak.

Permintaan pasar di Indonesia sudah semakin menurun, khusus nya daerah jawa barat, tetapi demikian, masih banyak kota-kota di indonesia yang memiliki prosfek yang sangat bagus, seperti Bali, Kalimantan, Medan dan Sulawesi, di sana penjualan maicih masih sangat kencang, tingkat keuntungan yang luar biasa di dapatkan oleh teman-teman reseller disana.

Semangat sudah mulai menurun dirasakan oleh reseller di pulau jawa, mungkin karena waktu dan munculnya produk-produk baru menjadikan nama maicih perlahan tergantikan oleh merek dagang yang lain, diluar itu, kita berharap esok akan jadi lebih baik, apapun yang akan terjadi, kita tetap berusaha untuk maju bersama.

Incoming Keyword : omzet maicih menurun, omset maicih menurun,